Selasa, 14 Maret 2017

Etika & Profesi Senior Program Analyst

Etika profesi adalah sebagai sikap hidup untuk memenuhi kebutuhan pelayanan profesional dari klien dengan keterlibatan dan keahlian sebagai pelayanan dalam rangka kewajiban masyarakat sebagai keseluruhan terhadap para anggota masyarakat yang membutuhkannya dengan disertai refleksi yang seksama (Anang Usman, SH., MSi.).

Lain hal dengan profesi seorang programmer.
Menjadi seorang programmer bukan hanya dapat menguasai coding dan membuat sebuah program ataupun sebuah system, tetapi juga harus dapat berkomunikasi dengan baik dengan orang lain terlebih dengan client. Umumnya seorang programmer dituntut untuk dapat memenuhi kemauan dari client.


Dari video diatas, kita dapat mengetahui bahwa seorang programmer tidak selalu bekerja di depan layar komputer, ia menjelaskan jika seorang programmer juga membutuhkan yang namanya sebuah kerja sama dari team, dengan begitu sebuah masalah akan dapat terpecahkan atau terselesaikan.

Seorang programmer juga dituntut untuk dapat memenuhi keinginan client. Terlihat dari video tersebut, ketika ia mendapat pekerjaan untuk mengconvert sebuah aplikasi yang masih dijalankan dengan sistem konvensional ke sistem aplikasi web, sebuah tantangan yang harus diambil. Bukan hanya soal pendapatan yang besar, tetapi juga tentang kepuasan dari client.

Pengembangan kode etik
Saya rasa, pengembangan kode etik untuk profesi seorang programmer selalu mengikuti perkembangan jaman. Seorang programmer yang dianggap selalu bekerja didepan layar monitor dan mempunyai sifat yang kaku tidak selalu benar, karena seorang programmer dituntut untuk selalu bekerja didalam sebuah kelompok atau team. Jika dikeseharian mereka bekerja sesuka hati mereka namun ketika berhadapan dengan seorang client, mereka bersungguh sungguh dalam bekerja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar