Etika profesi adalah
sebagai sikap hidup untuk memenuhi kebutuhan pelayanan profesional dari klien
dengan keterlibatan dan keahlian sebagai pelayanan dalam rangka kewajiban
masyarakat sebagai keseluruhan terhadap para anggota masyarakat yang
membutuhkannya dengan disertai refleksi yang seksama (Anang Usman, SH., MSi.).
Lain hal dengan profesi
seorang programmer.
Menjadi seorang programmer bukan hanya dapat menguasai
coding dan membuat sebuah program ataupun sebuah system, tetapi juga harus
dapat berkomunikasi dengan baik dengan orang lain terlebih dengan client. Umumnya
seorang programmer dituntut untuk dapat memenuhi kemauan dari client.
Dari video diatas, kita
dapat mengetahui bahwa seorang programmer tidak selalu bekerja di depan layar komputer,
ia menjelaskan jika seorang programmer juga membutuhkan yang namanya sebuah
kerja sama dari team, dengan begitu sebuah masalah akan dapat terpecahkan atau
terselesaikan.
Seorang programmer juga
dituntut untuk dapat memenuhi keinginan client. Terlihat dari video tersebut,
ketika ia mendapat pekerjaan untuk mengconvert sebuah aplikasi yang masih
dijalankan dengan sistem konvensional ke sistem aplikasi web, sebuah tantangan
yang harus diambil. Bukan hanya soal pendapatan yang besar, tetapi juga tentang
kepuasan dari client.
Pengembangan kode etik
Saya rasa, pengembangan
kode etik untuk profesi seorang programmer selalu mengikuti perkembangan jaman.
Seorang programmer yang dianggap selalu bekerja didepan layar monitor dan
mempunyai sifat yang kaku tidak selalu benar, karena seorang programmer
dituntut untuk selalu bekerja didalam sebuah kelompok atau team. Jika dikeseharian
mereka bekerja sesuka hati mereka namun ketika berhadapan dengan seorang
client, mereka bersungguh sungguh dalam bekerja.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar