Masalahan Sosial di Ibu Kota
Masalah sosial sudah menjadi bagian dari diri Bangsa Indonesia, mengapa begitu? karena faktanya pada zaman modern ini masih sangat banyak masalah sosial yang dialami Bangsa ini, sebelum kita melanjutkan tentang masalah sosial, mari kita mengenal terlebih dahulu apa itu masalah sosial dan apa saja yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah sosial.
| anak anak panti asuhan As-Sodiqiyah (acara Baksos 24 Juli 2013) |
Pengertian masalah sosial.
Menurut Soerjono Soekanto masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial. Jika terjadi bentrokan antara unsur-unsur yang ada dapat menimbulkan gangguan hubungan sosial seperti kegoyahan dalam kehidupan kelompok atau masyarakat.
Masalah sosial muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antara nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada. Yang dapat menjadi sumber masalah sosial yaitu seperti proses sosial dan bencana alam. Adanya masalah sosial dalam masyarakat ditetapkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan khusus seperti tokoh masyarakat, pemerintah, organisasi sosial, musyawarah masyarakat, dan lain sebagainya.
Masalah sosial dapat dikategorikan menjadi 4 (empat) jenis faktor, yakni antara lain :
1. Faktor Ekonomi : Kemiskinan, pengangguran, dll.
2. Faktor Budaya : Perceraian, kenakalan remaja, dll.
3. Faktor Biologis : Penyakit menular, keracunan makanan, dsb.
4. Faktor Psikologis : penyakit syaraf, aliran sesat, dsb.
1. Faktor Ekonomi : Kemiskinan, pengangguran, dll.
2. Faktor Budaya : Perceraian, kenakalan remaja, dll.
3. Faktor Biologis : Penyakit menular, keracunan makanan, dsb.
4. Faktor Psikologis : penyakit syaraf, aliran sesat, dsb.
Lalu bagaimana caranya untuk mengatasi masalah sosial yang ada? ada beberapa cara yang saya ketahui untuk mengatasi masalah sosial.
1. Faktor ekonomi : Pemerintah harus sudah mempersiap kan segala kebijakan - kebijakan yang mereka buat , yang sesuai dengan aspek kehidupan masyarakat nya untuk di masa yang akan datang . sehingga tingkat pengangguran dan masalah ekonomi menjadi berkurang. Contoh : Pemerintah harus memperhatikan anak anak dibawah umur agar mereka mendapatkan hak mereka yaitu menuntut ilmu.
3. Faktor Biologis : Kurang diperhatikannya kesehatan masyarakat menjadi salah satu penyebab terjadinya masalah sosial, pihak pemerintah seharusnya lebih memperhatikan kesehatan masyarakat menengah kebawah khususnya, terlebih lagi ditambah dengan kondisi lingkungan yang buruk dan dekat dengan pabrik atau tempat pembuangan limbah yang dapat menimbulkan berbagai penyakit. Contoh : memperhatikan tingkat kesehatan masyarakat menengah kebawah dan merelokasi tempat pemukiman warga ketempat yang lebih bersih dan layak huni.
4. Faktor Psikologis : Aliran sesat sudah banyak terjadi di Indonesia dan meresahkan masyarakat walaupun sudah banyak yang ditangkap dan dibubarkan tapi aliran serupa masih banyak bermunculan di masyarakat sampai saat ini. Kita sebagai bagian dari masyarakat seharusnya tahu mana yang benar dan yang salah, seharusnya kita memperkuat ilmu agama dan mulai mengadakan kegiatan kegiatan kerohanian. Contoh : Hadiri acara acara keagamaan dan pertebal keimanan kita dan jangan lupa berdoa kepada ALLAH S.W.T
Mungkin apa yang kita jalani sekarang tak pernah lepas dari permasalahan sosial yang ada dimasyarakat, baik kita merasakannya sendiri atau pun melihati orang lain menghadapinya, tetapi bagaimanapun juga setiap permasalahan yang ada harus kita jadikan sebagai pembelajaran karena dengan begitu kita bisa mengatasi masalah sosial yang ada dimasyarakat. Tak hanya itu, kita sebagai masyarakat seharusnya bisa bekerja sama dengan pihak pemerintah dalam menyelesaikan masalah.
.jpg)
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar